Rosmaniar Memenangkan Emas Pertama Indonesia Di Asian Games Tahun Lalu

Meskipun event Asian Games 2018 telah cukup lama berlalu, kebanggaan bangsa Indonesia terhadap para peraih emas dalam negeri masih terasa hangat di hati banyak para pendukung bendera merah-putih kompasiana. Defia Rosmaniar menghasilkan medali emas pertama Indonesia di Asian Games sebagai tuan rumah dan langsung menjadi roti panggang dari media sosial di negaranya pada hari Minggu. Pejuang taekwondo yang berusia 23 tahun itu mencetak angka 8,690 untuk membuat Marjan Salahshouri (8,470) dari Iran meraih emas di ajang poomsae individu wanita, memicu perayaan liar di Aula Pleno Aula Jakarta Convention Center. Selain dari itu, anda bisa juga melihat berita-berita menarik tentang venue asian games 2018 yang lalu, yang pastinya bisa membuat anda merasa lebih bangga lagi dengan negara kita sebagai tuan rumah event internasional tersebut.

Kepalanya ditutupi jilbab dan bendera nasional terbungkus di pundaknya, Rosmaniar yang gembira berlari mengitari arena sebelum diantar ke galeri VIP tempat Presiden Indonesia Joko Widodo mengucapkan selamat kepadanya.

Kemenangan Rosmaniar membuat Indonesia meraih emas taekwondo pertama mereka di Asian Games, yang menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya.

Dia juga tren di Twitter dengan selebriti lokal memberi selamat padanya sementara para penggemar memasang tagar seperti #terimakasihdefia, yang berarti ‘Terima Kasih Defia’.

Yang memimpin pujian adalah Joko Widodo, yang aksi sepeda motornya pada upacara pembukaan Sabtu malam menciptakan gebrakan serupa di media sosial.

“Defia, orang-orang Indonesia bangga padamu!” Widodo mentweet.

Kemenangan Rosmaniar adalah dorongan bagi Indonesia yang telah menetapkan target 16 medali emas di Olimpiade.

“Saya merasa sangat senang dan bangga. Dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada sesama orang Indonesia karena telah mendukung saya.” Rosmaniar menjawab di feed Twitter-nya sendiri, menambahkan beberapa dorongan untuk rekan timnya: “Terus semangat, kalian semua bisa menjadi pemenang.”

Semi-finalis yang dikalahkan Jihye Yun dari Korea Selatan dan Malaysia Yap Khim Wen masing-masing memenangkan perunggu.

Korea Selatan, yang telah mendominasi acara di Asian Games sejak tahun 1986 telah memenangkan dua emas, satu perak dan satu perunggu dalam acara individu dan tim poomsae sejauh ini.